Ad

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Ilmiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmiah. Tampilkan semua postingan

0 10 Kanker yang Paling Mematikan dan Sulit disembuhkan

Ada lebih dari 100 jenis kanker beserta berbagai macam penyebabnya, mulai dari radiasi, bahan kimia, hingga virus. Tapi kesamaannya, kanker ditandai dengan pertumbuhan sel yang abnormal. Kanker apa saja yang paling mematikan dan kenapa sulit disembuhkan?

http://img.metro.co.uk/i/pix/2009/01/jade_goodie_eastN_450x300.jpg


Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) kanker adalah penyebab kematian nomor dua di Amerika setelah penyakit jantung. Bahkan ketika telah didiagnosis sejak dini dan ditanggulangi dengan perawatan mutakhir, kanker masih memiliki kekuatan untuk membunuh.

Memang telah ada banyak perawatan yang berhasil saat ini dan tidak dijumpai beberapa puluh tahun yang lalu. Namun pengobatan kanker masih tetap sulit dipahami karena banyak faktor.

Pertumbuhan sel kanker tetap tak terduga dan masih misterius dalam beberapa kasus. Bahkan, setelah melalui pengobatan yang tampaknya efektif, sel-sel kanker mampu bersembunyi pada beberapa pasien dan muncul kembali.

http://kalcauthen.files.wordpress.com/2009/05/cancerhairhut.jpg


Sekitar US$ 200 miliar (sekitar Rp 1.800 triliun) telah dihabiskan dalam penelitian kanker sejak awal tahun 1970-an. Kelangsungan hidup bagi semua pasien kanker di AS juga telah meningkat dari sekitar 50% pada 1970-an hingga mencapai 65 % pada saat ini.

"Kami tidak akan bisa mencapai kemajuan seperti sekarang ini jika ilmu kesehatan tidak didanai. Dasar dari ilmu pengetahuan mengajarkan kami tentang mekanisme dan efektivitas obat-obatan. Kami mengambil informasi itu dan menerapkannya ke dalam klinik untuk mengetahui apakah cara-cara baru itu berhasil dalam mengobati kanker," kata Dr Len Lichtenfeld, wakil kepala medis dariAmerican Cancer Society seperti dilansir myhealthnewsdaily.com, Kamis (26/1/2012).

http://images.detik.com/content/2012/01/24/775/kanker2-ts-luar.jpg

Berikut adalah 10 jenis kanker yang paling banyak merenggut nyawa pada tahun 2003 hingga 2007 menurut National Cancer Institute (NCI):


1. Kanker paru-paru dan bronkial
Kanker paru-paru dan bronkial adalah kanker pembunuh nomor satu di Amerika Serikat. Merokok dan memakai produk tembakau adalah penyebab utamanya. Kanker ini paling banyak menyerang orang berusia 55-65 tahun.

Ada dua jenis utama kanker ini: kanker sel paru besar yang paling banyak ditemui, dan kanker sel paru kecil yang menyebar lebih cepat. Lebih dari 157.000 orang diperkirakan meninggal karena kanker paru-paru dan bronkial pada tahun 2010.

2. Kanker usus besar dan rektum
Kanker usus besar tumbuh di jaringan usus besar, sedangkan kanker rektum tumbuh di beberapa sentimeter di usus besar dekat anus. Kebanyakan kasus diawali dengan gumpalan kecil sel jinak atau polip dan dari waktu ke waktu tumbuh menjadi kanker.

Pemeriksaan sangat dianjurkan untuk menemukan polip sebelum berubah menjadi kanker. Kanker kolorektal diperkirakan membunuh lebih dari 51.000 orang pada tahun 2010.

3. Kanker payudara
Kanker payudara adalah kanker yang terpopuler nomor dua di Amerika Serikat setelah kanker kulit. Kanker ini juga dapat menyerang pria. Terdapat hampir 2.000 kasus kanker payudara pada pria antara tahun 2003 hingga 2008.

Sel kanker biasanya terbentuk di dalam saluran yang mengalirkan susu ke puting susu atau kelenjar yang memproduksi susu. Hampir 40.000 orang diperkirakan meninggal akibat kanker payudara pada tahun 2010.

4. Kanker pankreas
Kanker pankreas muncul di jaringan pankreas yang membantu pencernaan dan mengatur metabolisme. Deteksi dan penanganan sejak dini sulit dilakukan karena seringkali bersifat diam-diam dan cepat menyebar. Kanker pankreas diperkirakan merenggut 37.000 jiwa pada tahun 2010.

5. Kanker prostat
Kanker ini merupakan penyebab utama kematian karena kanker nomor dua pada pria setelah kanker paru-paru dan bronkial. Kanker prostat biasanya mulai tumbuh perlahan-lahan di kelenjar prostat, kelenjar yang menghasilkan cairan mani untuk mengangkut sperma.

Beberapa jenis kanker ini masih terbatas pada kelenjar prostat, dan lebih mudah diobati. Tetapi jenis lainnya lebih agresif dan menyebar lebih cepat. Kanker prostat diperkirakan membunuh sekitar 32.000 orang pada tahun 2010.

6. Leukemia
Ada banyak jenis leukemia atau kanker darah dan semuanya menyerang jaringan tubuh yang membentuk darah seperti sumsum tulang dan sistem limfatik. Kanker darah mengakibatkan kelebihan produksi sel darah putih yang abnormal.

Jenis leukemia diklasifikasikan berdasarkan seberapa cepat penyebarannya dan sel-sel apa saja yang dipengaruhi. Jenis leukemia akut myelogenous adalah yang paling ganas dan membunuh 41.714 orang pada tahun 2003 hingga 2007. Hampir 22.000 orang diperkirakan akan meninggal karena leukemia pada tahun 2010.

7. Limfoma non-Hodgkin
Kanker ini menyerang limfosit, sejenis sel darah putih dan ditandai oleh kelenjar getah bening yang membengkak, demam dan mengalami penurunan berat badan.

Ada beberapa jenis limfoma non-Hodgkin dan dikategorikan berdasar kecepatan tumbuhnya dan jenis limfosit yang terkena. Limfoma non-Hodgkin lebih mematikan daripada limfoma Hodgkin dan diperkirakan telah membunuh lebih dari 20.000 orang pada tahun 2010.

8. Kanker hati dan saluran empedu intrahepatik
Kanker hati adalah salah satu bentuk kanker yang paling umum di seluruh dunia, tetapi jarang ditemui di Amerika Serikat.

Kanker ini erat kaitannya dengan kanker saluran empedu intrahepatik yang menyerang saluran yang membawa empedu dari hati ke usus kecil. Hampir 19.000 orang Amerika diperkirakan mati karena kaner hati dan saluran empedu intrahepatik pada tahun 2010.

9. Kanker ovarium
Kanker ovarium adalah penyebab kematian akibat kanker nomor empat pada wanita antara tahun 2003 hingga 2007. Usia rata-rata perempuan yang didiagnosis mengidap kanker ini adalah 63 tahun. Kanker ini lebih mudah diobati tapi lebih sulit dideteksi pada tahap awal.

Gejala-gejalanya meliputi ketidaknyamanan perut, desakan untuk buang air kecil dan nyeri panggul. Hampir 14.000 perempuan diperkirakan mati akibat kanker ovarium pada tahun 2010.

10. Kanker esophageal
Kanker ini dimulai dalam sel-sel yang melapisi esofagus, yaitu tabung yang membawa makanan dari tenggorokan ke perut, dan biasanya terjadi di bagian bawah kerongkongan.

Pria lebih mungkin meninggal daripada perempuan karena kanker esophagus antara tahun 2003 hingga 2007. Kanker ini diperkirakan membunuh 14.500 orang pada tahun 2010.


Sumber : http://bambang-gene.blogspot.com/2012/01/10-kanker-yang-paling-mematikan-dan.html#ixzz1klqbxS5J
Read more

0 12 Fakta Aneh di Balik Tawa


Tahukah Anda manfaat dan fakta aneh dibalik tawa? Berikut 12 fakta di balik tawa seperti dilansir situs Genius Beauty,
1. Bayi tidak bisa tertawa sampai mereka mencapai usia tiga bulan
2. Tertawa selama 10-15 menit bisa membakar banyak kalori

3. Tertawa mampu mengeluarkan udara di dalam paru-paru dengan kecepatan 60 mph


4. Ada 17 otot wajah yang digunakan untuk tersenyum, sedangkan mengerutkan kening butuh 47 otot wajah
5. Seseorang yang sering tertawa bahagia memiliki risiko penyakit jantung 40 persen lebih rendah dibanding orang yang murung

6. Percayakah Anda, ada tanaman yang disebut bunga tawa. Begitu melihatnya Anda akan tertawa seperti orang gila selama setengah jam

7. Tertawa 17 menit per hari dipercaya memperpanjang waktu hidup selama satu hari

8. Rata-rata anak berusia enam tahun tertawa 300 kali sehari. Ketika kita tumbuh tua kita tersenyum dan tertawa hanya 15 kali sehari.

9. Senyuman pelayan bisa membuat pelanggannya memberikan tips tambahan.


10. Baik untuk perut, jika Anda tertawa selama satu jam tanpa henti.

11. Dengan tersenyum. Model iklan american Gordon Todd menikmati senilai $ 4.000

12. Orang yang tinggal di Brazil dan Kuba lebih banyak tersenyum dibandingkan dengan mereka yang tinggal di Skandinavia.

SUMBER
Read more

0 Kenapa Kita Sering Mengantuk Saat Puasa?


Pagi hari saat puasa, tubuh masih terasa segar dan berenergi. Semakin siang, badan semakin lemas, bahkan tak jarang jadi lebih ngantuk. Ckckck, sampai-sampai nyaris tertidur di kelas! Pernahkah kamu mengalami hal serupa?
Wajar saja, di siang hari tubuh lemas dan rasanya pengen tidur terus. Selama puasa, pola tidur berubah. Ini menjadi salah satu penyebab kenapa kita sering mengantuk.
Biasanya, jam 3 pagi kita masih terlelap dan tidur nyenyak. Nah, selama bulan puasa kita bangun di pagi hari untuk menyantap sahur. Akibatnya, karena belum terbiasa bangun terlalu cepat, rasa ngantuk itu selalu datang terutama menjelang siang.
Selain itu, penyebab utama kita mengantuk adalah berkurangnya kadar glukosa dalam darah yang membuat otak sulit berkonsentrasi.
Otak juga mendapat energi dalam bentuk glukosa, sehingga jika aliran glukosa ke jaringan otak berkurang akan mempengaruhi sistem kerjanya.
Otak kita mengonsumsi 60 persen asupan glukosa tubuh. Apabila energi dihasilkan makanan sudah menipis, maka organ hati akan mengeluarkan cadangan glikogen untuk menambah energi.
Jika tubuh tidak memberikan energi tambahan dalam melakukan kegiatan maka tubuh kita lemas dan terjadi penurunan kadar gula darah di dalam tubuh. Keadaan inilah yang membuat kita mengantuk.
Bagaimana mengatasinya? Hehehe, cara yang mudah adalah mencuci muka. Langsung terasa segar! Selanjutnya, perbanyak makanan karbohindrat kompleks, contohnya, beras merah, ubi, jagung, singkong, roti gandum. Makanan tersebut akan menahan glikogen lebih lama untuk menghasilkan glukosa.
Satu lagi nih, resep supaya tidak cepat ngantuk saat puasa, makan makanan yang mengandung zat besi seperti sayuran berdaun hijau, ikan teri juga kacang-kacangan.
Makanan zat besi sangat membantu tubuh dalam menyerap oksigen sehingga tidak cepat ngantuk. 
sumber : http://www.kidnesia.com/Kidnesia/Sekitar-Kita/Tubuh-Kita/Kenapa-Sering-Ngantuk-Saat-Puasa/
Read more

0 Inilah Rahasia Terbesar Bulan

Meski benda langit ini sangat dekat dengan Bumi, terdapat banyak rahasia yang dipegangnya. Rahasia terbesar apa yang dipegang benda langit yang mengorbit Bumi ini?
‘Dekat’ di sini tentunya memiliki konteks relative. Bulatan putih abu-abu di langit Bumi ini berjarak 362 ribu km dari Bumi. Misi menuju bulan tentunya tak mudah, terutama pada misi berawak. Tak ada manusia yang menginjakkan kaki ke bulan sebelum 1972.
Setelahnya, banyak negara di seluruh dunia mulai melakukan riset pada satelit Bumi ini. Misi masa depan oleh robot dan manusia akan membantu memecahkan beberapa teka-teki utama Bulan. Termasuk.
Cara bulan sampai di posisinya sekarang
Para ilmuwan mengaku memiliki ide apa yang sebenarnya terjadi. Banyak garis bukti (inti kecil bulan, unsur tertentu yang saling melengkapi dan simulasi komputer putaran orbital bulan selama ribuan tahun) menunjukkan, bulan lahir dari tabrakan raksasa.
Menurut teori ini, sekitar 4,5 miliar tahun silam, benda seukuran Mars menghantam Bumi yang masih muda dan cair. Materi hasil tabrakan itu pun bergabung menjadi bulan.
Bulan ‘biru’
Terbukti, banyak air berada di luar dan dalam bulan. Hal ini membuat para peneliti mencapai satu kesimpulan. “Makin diperiksa, makin banyak air ditemukan di tempat dan kedalaman yang berbeda,” ujar profesor fisika Neil Comins di University of Maine.
Hasil studi menunjukkan, interior bulan jauh lebih basah dari seharusnya. Pemeriksaan kembali terbaru pada sampel batuan yang dibawa ke Bumi pun memiliki tanda air. “Sebuah pertanyaan terbuka mengenai asal dan distribusi air di bulan,” kata Comins.
‘Terkunci’ Bumi
Bulan ‘terkunci’ Bumi. Artinya, hanya ada satu belahan yang dihadapi bumi. Sisi disebut maria, atau ‘laut,’ magma dingin. Anehnya, maria hampir tak ditemui di sisi belakang bulan, seperti yang diungkap data dari satelit (dan dilihat langsung astronot Apollo 8).
Belahan dingin ini diketahui memiliki kerak yang tebal (15 km) dibanding belahan lain. Hal ini membuat belahan di sisi lain lebih mudah retak akibat serangan meteorit yang melepas pembentuk maria magma kedalaman bulan, kata Comins. Namun, kerak asimetri ini sendiri merupakan teka-teki.
Model yang lebih besar pada interior bulan dan pemahaman yang lebih baik pada kerusakan yang timbul akibat tabrakan bisa membantu menjelaskan ‘dua wajah’ aneh ini.
Kunci keberadaan manusia?
Pada seperempat diameter dan lebih dari 1% massa Bumi, bulan menjadi satelit alami terbesar kelima dalam tata surya. Massa bulan yang cukup dan gravitasinya menstabilkan ‘goyangan’ di sumbu Bumi.
Selain itu, bulan menyebabkan pasang laut di Bumi yang mungkin membantu ‘mengaduk sup purba,’ lanjut Comins lagi. Singkatnya, para astronom bertanya-tanya apakah dunia seperti Bumi butuh bulan besar agar kehidupan bisa berkembang.
Jawabannya pertanyaan itu mungkin berada di planet tetangga, Mars. Planet Merah itu memiliki dua bulan kecil. “Saat manusia ke Mars dan menentukan apakah dan bagaimana kehidupan disana berevolusi. Hal itu akan membantu lebih memahami cara kehidupan terbentuk tanpa bulan,” tutup Comins.
Read more

Delete this element to display blogger navbar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
© Gatra Perdana News | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger